Breaking News
Trending Tags
Beranda » Pasar Hongkong » Pemkot Singkawang Labeli Kendaraan Hibah, Pengawasan Diperketat untuk Cegah Penyalahgunaan

Pemkot Singkawang Labeli Kendaraan Hibah, Pengawasan Diperketat untuk Cegah Penyalahgunaan

  • account_circle Metro Singkawang
  • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MetroSingkawang.com — Kendaraan hibah yang selama ini berada di tangan masyarakat mulai ditarik ke satu titik di Kota Singkawang. Bukan untuk diambil kembali, melainkan diperiksa, didata, dan diberi identitas sebagai bagian dari upaya pemerintah memperketat pengawasan aset daerah.

Sejumlah kendaraan roda tiga dan roda empat dikumpulkan di Halaman Kantor Wali Kota Singkawang pada Senin, 10 Agustus 2026. Pemeriksaan itu menjadi tahap awal monitoring dan evaluasi barang milik daerah yang disalurkan melalui belanja hibah pada tahun anggaran 2024 dan 2025.

Langkah tersebut dilakukan Pemerintah Kota Singkawang setelah mendapat arahan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengenai tata kelola hibah daerah.

Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie mengatakan pemerintah tidak ingin proses hibah berhenti pada penyerahan barang kepada penerima. Setelah diserahkan, kata dia, pemerintah tetap memiliki tanggung jawab memastikan barang digunakan sesuai tujuan. “Kami sangat serius menindaklanjuti arahan KPK dalam pencegahan korupsi,” kata Tjhai Chui Mie.

Menurut dia, koordinasi dengan Direktorat Koordinasi dan Supervisi Wilayah III KPK RI menjadi momentum bagi Pemkot Singkawang membenahi pengelolaan hibah agar lebih tertib dan transparan.

“Pemkot harus bertanggung jawab penuh terhadap penggunaan dana hibah yang diberikan kepada penerima hibah. Tidak boleh hanya sekadar memberikan hibah, lalu tanpa tindak lanjut yang jelas. Semuanya harus jelas dan transparan,” ujarnya.

Salah satu langkah yang disiapkan pemerintah adalah memberikan label khusus pada setiap barang yang berasal dari belanja hibah. Label itu nantinya mencantumkan keterangan bahwa barang merupakan hibah Pemkot Singkawang, tahun pemberian, nama penerima serta peruntukannya.

Bagi Tjhai Chui Mie, label tersebut bukan sekadar urusan administrasi. Identitas pada barang akan menjadi alat pemerintah untuk melacak dan mengawasi pemanfaatannya. “Ini untuk mempermudah kami melakukan pemantauan di lapangan. Bahkan masyarakat juga bisa memonitor langsung penggunaannya sehingga lebih transparan,” katanya.

Dengan adanya label, masyarakat juga diharapkan dapat ikut mengawasi. Jika barang yang seharusnya digunakan untuk kepentingan kelompok atau pelayanan masyarakat justru disalahgunakan, pemerintah akan memiliki dasar untuk melakukan penelusuran.

“Kalau ada penyelewengan dalam penggunaan barang hibah, bisa langsung kita tindak tegas,” ujar Tjhai Chui Mie.

Tim Pengawasan Dibentuk di Kelurahan

Pengawasan tidak hanya dilakukan dari kantor pemerintah kota. Pemkot Singkawang berencana membentuk tim pengawasan di setiap kelurahan. Tim tersebut akan memantau barang hibah yang berada di wilayah masing-masing. Apabila ditemukan penggunaan yang tidak sesuai, informasi akan diteruskan kepada pemerintah untuk ditindaklanjuti.

“Tim pengawasan di setiap kelurahan nanti akan memantau penggunaan barang hibah. Kalau ditemukan ada penyalahgunaan, tim ini yang akan memberikan laporan kepada pemerintah untuk ditindaklanjuti,” katanya.

Skema tersebut diharapkan membuat pengawasan tidak berhenti pada kegiatan pemeriksaan awal. Pemerintah ingin memastikan aset yang sudah diberikan kepada masyarakat tetap terlacak sepanjang masa pemanfaatannya.

Pemkot Singkawang juga memastikan pemeriksaan tidak hanya menyasar kendaraan. Barang hibah nonkendaraan, seperti tenda, kursi dan berbagai peralatan lainnya, juga akan diverifikasi. Para penerima hibah akan dipanggil untuk memastikan keberadaan serta pemanfaatan barang.

Untuk barang yang tidak dapat dipindahkan, tim Pemkot Singkawang akan mendatangi langsung lokasi aset tersebut. “Bukan hanya kendaraan, barang hibah nonkendaraan seperti tenda, kursi dan lainnya juga akan kami monitoring,” ujar Tjhai Chui Mie.

Barang-barang tersebut nantinya juga diberi penanda sebagai hibah Pemkot Singkawang. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan barang yang dibeli menggunakan anggaran daerah tidak kehilangan jejak setelah berpindah tangan kepada penerima hibah.

Monitoring dan evaluasi hibah 2024-2025 pada akhirnya bukan sekadar kegiatan pendataan kendaraan. Pemkot Singkawang sedang membangun sistem pengawasan agar setiap aset yang keluar melalui skema hibah tetap memiliki identitas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Tjhai Chui Mie menegaskan seluruh barang hibah harus tercatat, memiliki identitas yang jelas dan digunakan sesuai peruntukan. Dengan begitu, hibah tidak berhenti sebagai bantuan pemerintah kepada masyarakat, tetapi tetap menjadi bagian dari tata kelola aset daerah yang dapat diawasi publik.

Langkah ini sekaligus menandai perubahan pendekatan Pemkot Singkawang: barang yang sudah dihibahkan bukan berarti selesai diawasi. (*/)

  • Penulis: Metro Singkawang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Scan2Ride Raih Juara Pelajar Inovasi Digital Keselamatan Lalu Lintas di Singkawang

    Scan2Ride Raih Juara Pelajar Inovasi Digital Keselamatan Lalu Lintas di Singkawang

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Metro Singkawang
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com – Kreativitas pelajar Kota Singkawang dalam memadukan teknologi dan edukasi keselamatan jalan tampil dalam Seleksi Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Kota Singkawang 2026 yang digelar di Basement Kantor Wali Kota Singkawang, Selasa (19/5/2026). Kegiatan yang diinisiasi Dinas Perhubungan Kota Singkawang itu menjadi wadah bagi pelajar SMA dan SMK […]

  • Lestarikan Tradisi Melayu Sejak Dini, Disdikbud Singkawang Gelar Prosesi Adat Belarak Pengantin

    Lestarikan Tradisi Melayu Sejak Dini, Disdikbud Singkawang Gelar Prosesi Adat Belarak Pengantin

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Komf/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Upaya menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal terus didorong melalui jalur pendidikan formal. Memeriahkan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Singkawang menggelar lomba Belarak Pengantin dan Besurong Saprah pada Rabu (29/4/2026). Kegiatan ini melibatkan ratusan pelajar dari berbagai jenjang, mulai dari tingkat TK, SD, hingga SMP. Ajang […]

  • Edy Kusnadi Diusulkan Jadi Calon Dirut Bank Kalbar, Sosok Rokidi Bakal Menempati Posisi Baru

    Edy Kusnadi Diusulkan Jadi Calon Dirut Bank Kalbar, Sosok Rokidi Bakal Menempati Posisi Baru

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat (Bank Kalbar) secara resmi menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025 pada Rabu, 11 Februari 2026. Pertemuan strategis yang berlangsung di Aula Bank Kalbar, Jalan Rahadi Osman No. 10 Pontianak tersebut menghasilkan sejumlah keputusan penting, salah satunya terkait perubahan pucuk pimpinan. Dalam rapat tersebut, para […]

  • Prabowo Kucurkan Rp12 T untuk Riset Kampus

    Prabowo Kucurkan Rp12 T untuk Riset Kampus

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Metro Singkawang
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com – Presiden Prabowo Subianto resmi menambah alokasi dana riset nasional untuk perguruan tinggi hingga mencapai Rp12 triliun. Anggaran tersebut meningkat Rp4 triliun dari sebelumnya Rp8 triliun, atau setara 0,34 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Kebijakan ini dinilai sebagai sinyal kuat komitmen pemerintah dalam memperkuat peran kampus dan peneliti sebagai motor penggerak […]

  • Pemprov Kalbar dan Malaysia Bahas Peluang Kolaborasi Riset serta Beasiswa

    Pemprov Kalbar dan Malaysia Bahas Peluang Kolaborasi Riset serta Beasiswa

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Adp/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menerima kunjungan resmi dari jajaran Menteri Penasihat Pendidikan Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta. Pertemuan yang berlangsung di Ruang Kerja Gubernur pada Selasa (28/4/2026) ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus menjajaki peluang kerjasama strategis di bidang pendidikan. Diskusi hangat tersebut difokuskan pada upaya kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat […]

  • Dirut Bank Kalbar Rokidi Matangkan Strategi Kantor Cabang Hadapi Ketidakpastian Ekonomi 2026

    Dirut Bank Kalbar Rokidi Matangkan Strategi Kantor Cabang Hadapi Ketidakpastian Ekonomi 2026

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Metro Singkawang
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com – Ketidakpastian ekonomi yang masih membayangi memasuki 2026 mendorong Bank Kalbar memperkuat konsolidasi internal. Direktur Utama Bank Kalbar memilih turun langsung ke sejumlah kantor cabang untuk memastikan seluruh jajaran memiliki arah yang sama dalam menjaga kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. Pembinaan dilakukan di beberapa kantor cabang strategis, di antaranya Sanggau, Balaikarangan, dan Ngabang. Kunjungan […]

expand_less