Konser di Kaki Gunung Santubong, Rainforest World Music Festival 2026 Siap Guncang Sarawak pada Juni Mendatang
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
- print Cetak

RWMF 2026 kembali hadir di Sarawak Cultural Village pada 26-28 Juni. Menampilkan musisi dunia, kuliner lintas negara, hingga aksi tanam 10.000 pohon. (Foto: Launching RWMF 2026/Ist.)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MetroSingkawang.Com — Suara harmonisasi instrumen di tengah hutan hujan tropis akan kembali bergema. Festival musik internasional ternama, Rainforest World Music Festival (RWMF) 2026, resmi dijadwalkan menyapa penggemarnya.
Edisi ke-29 ini akan berlangsung pada 26 hingga 28 Juni 2026 di Sarawak Cultural Village, Kuching. Festival ini menempati peringkat ke-8 dunia versi Transglobal World Music Chart.
Perhelatan megah ini menjanjikan kolaborasi lintas budaya di bawah kaki Gunung Santubong. RWMF tahun ini diproyeksikan menjadi pertemuan tradisi artistik yang luar biasa.
Menteri Pariwisata Sarawak, YB Dato Sri Haji Abdul Karim Rahman Hamzah, menyatakan bahwa RWMF lebih dari sekadar konser musik biasa. Menurutnya, ini adalah wadah bagi musisi dunia untuk berbagi cerita.
“Ini adalah pertemuan budaya, tradisi artistik, dan platform bagi musisi dunia untuk berbagi cerita melalui ritme, melodi, dan warisan budaya,” ujarnya pada Jumat (13/3/2026).
Panggung utama pada 26 Juni 2026 akan dibuka oleh legenda musik Malaysia, Dato’ M. Nasir. Ia akan membawakan karya puitis yang memadukan elemen tradisional Melayu dengan nuansa kontemporer.
Selanjutnya pada 27 Juni 2026, grup funk dan soul legendaris, The Commodores featuring Thomas McClary, siap memanaskan suasana. Penonton akan diajak bernostalgia lewat lagu hits seperti Easy dan Brick House.
Grup acid-jazz dunia, Incognito, dijadwalkan menutup festival pada 28 Juni 2026. Grup yang dipimpin Jean-Paul “Bluey” Maunick ini akan menghadirkan alunan soul dan funk yang khas.
Secara keseluruhan, festival ini melibatkan lebih dari 200 penampil dari 12 negara. Nama-nama penampil lainnya akan diumumkan secara bertahap dalam beberapa minggu ke depan.
Penjualan tiket resmi telah dimulai sejak 13 Maret 2026. Penonton dapat memanfaatkan harga Early Bird yang sangat menarik dan berlaku hingga 31 Maret 2026.
Tiket Terusan 1 Hari dibanderol seharga RM235 atau sekitar Rp780.000. Sementara untuk Tiket Terusan 3 Hari, pengunjung cukup membayar RM635 atau sekitar Rp2.100.000.
Pembelian tiket dapat dilakukan melalui situs resmi rwmf.net atau platform Ticketmelon. Tersedia pula opsi pembayaran Buy Now Pay Later (BNPL) melalui berbagai dompet digital populer.
Tahun ini, RWMF juga memperkenalkan BIMP-EAGA Gastronomy Showcase. Pengunjung dapat mencicipi kekayaan kuliner khas dari Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, hingga Filipina.
Aspek keberlanjutan tetap menjadi prioritas utama penyelenggara melalui program EcoGreen Planet. Target penanaman 10.000 pohon dicanangkan pada tahun ini di berbagai kawasan konservasi strategis.
Dengan perpaduan musik kelas dunia dan aksi nyata pelestarian lingkungan, RWMF 2026 memperkuat posisi Sarawak sebagai destinasi pariwisata budaya internasional. Hal ini menjadi daya tarik kuat bagi wisatawan mancanegara.
- Penulis: Tim Redaksi
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar