Berikan Kultum di Masjid Wahdatul Ummah, Ria Norsan Serahkan Bantuan untuk Masjid dan Surau Perbatasan
- account_circle Adp/Tim
- calendar_month 4 jam yang lalu
- print Cetak

Gubernur Kalbar Ria Norsan memberikan kultum pada subuh berjamaah di Desa Temajuk, Sambas. Ia mengajak warga memperkuat investasi akhirat dan menyerahkan bantuan rumah ibadah. (Foto: Adp)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MetroSingkawang.Com — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mengajak masyarakat untuk tidak hanya berfokus pada pencapaian dan investasi duniawi, tetapi juga memperkuat investasi akhirat melalui amal ibadah dan kontribusi sosial yang berkelanjutan.
Pesan tersebut disampaikan Gubernur saat memberikan kultum (kuliah tujuh menit) pada kegiatan Subuh berjamaah di Masjid Wahdatul Ummah, Desa Temajuk, Kabupaten Sambas, Minggu (14/6/2026).
Dalam tausiyahnya, Gubernur mengingatkan bahwa kehidupan di dunia bersifat sementara dan menjadi kesempatan bagi setiap manusia untuk menyiapkan bekal menuju kehidupan yang kekal. Menurutnya, investasi akhirat tidak selalu diwujudkan dalam bentuk materi yang besar, tetapi dapat dimulai dari amalan sederhana yang dilakukan secara ikhlas dan konsisten.
“Saya mengajak masyarakat untuk menyisihkan sebagian rezeki bagi pembangunan fasilitas umum, rumah ibadah, maupun membantu sesama yang membutuhkan. Selain itu, mengajarkan ilmu yang bermanfaat kepada orang lain juga menjadi salah satu bentuk investasi akhirat terbaik. Yang tidak kalah penting adalah terus meningkatkan kualitas ibadah dan akhlak,” ujar Gubernur.
Ria Norsan juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara hubungan dengan Allah SWT (hablum minallah) dan hubungan antarsesama manusia (hablum minannas). Ia menilai integritas dalam bekerja, semangat melayani masyarakat, serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab merupakan bagian dari ibadah sosial yang memiliki nilai pahala.
“Investasi dunia mungkin memberikan keuntungan materi dan kenyamanan sesaat, tetapi investasi akhirat menghadirkan ketenangan jiwa serta kebahagiaan yang hakiki. Mari menjadikan setiap momentum ibadah sebagai sarana mengevaluasi diri dan meningkatkan amalan yang membawa manfaat bagi banyak orang,” pesannya.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap penguatan sarana ibadah di wilayah perbatasan, pada kesempatan tersebut Gubernur turut menyerahkan bantuan berupa 100 lembar sarung salat serta bantuan dana sebesar Rp20 juta untuk operasional pembangunan Masjid Wahdatul Ummah.
Selain itu, bantuan masing-masing sebesar Rp15 juta juga diberikan kepada Surau Nikmatul Temajuk dan Surau Al-Ikhlas Sempadan.
Kegiatan kultum dan subuh berjamaah ini diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus menyeimbangkan tanggung jawab dalam membangun daerah dengan penguatan nilai-nilai spiritual dan kepedulian sosial.
- Penulis: Adp/Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar