Scan2Ride Raih Juara Pelajar Inovasi Digital Keselamatan Lalu Lintas di Singkawang
- account_circle Metro Singkawang
- calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
- print Cetak

Seleksi Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas Kota Singkawang 2026 menghadirkan inovasi digital kreatif dari pelajar. Scan2Ride berbasis QR Code keluar sebagai juara. Foto: dok Humas Singkawang
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MetroSingkawang.com – Kreativitas pelajar Kota Singkawang dalam memadukan teknologi dan edukasi keselamatan jalan tampil dalam Seleksi Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Kota Singkawang 2026 yang digelar di Basement Kantor Wali Kota Singkawang, Selasa (19/5/2026).
Kegiatan yang diinisiasi Dinas Perhubungan Kota Singkawang itu menjadi wadah bagi pelajar SMA dan SMK sederajat untuk menghadirkan inovasi digital yang mendukung budaya tertib berlalu lintas di kalangan generasi muda.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Singkawang, Eko Susanto, mengatakan pemilihan pelajar pelopor merupakan agenda tahunan yang bertujuan membangun kesadaran keselamatan berlalu lintas sejak usia sekolah.
Menurut dia, generasi muda memiliki peran penting dalam menciptakan budaya berkendara yang aman dan tertib, terlebih di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.
“Keselamatan lalu lintas harus ditanamkan sejak dini. Melalui kegiatan ini, pelajar diharapkan mampu menjadi pelopor sekaligus duta keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekolah dan masyarakat,” ujar Eko.
Ia menambahkan, teknologi digital saat ini dapat dimanfaatkan sebagai sarana edukasi yang lebih efektif dan mudah diterima kalangan muda. Seleksi tingkat kota tersebut diikuti lima finalis terbaik hasil penyaringan dari berbagai sekolah di Kota Singkawang. Para peserta mempresentasikan gagasan dan inovasi yang dinilai memiliki nilai edukatif sekaligus peluang penerapan di masyarakat.
Dari hasil penilaian dewan juri, Dayang Agrelia Alma Jazeera dari MAN Model Singkawang berhasil meraih juara pertama melalui inovasi “Scan2Ride”, media edukasi keselamatan berkendara berbasis QR Code.
Juara kedua diraih Cindy Natalia dari SMAN 3 Singkawang dengan inovasi filter TikTok bertema road safety culture atau budaya keselamatan jalan. Sementara posisi juara ketiga diraih Sultan Tri Septian lewat inovasi “Smart Safety Helmet”.
Eko berharap kegiatan tersebut mampu memacu lahirnya lebih banyak inovasi keselamatan lalu lintas berbasis teknologi dari kalangan pelajar. “Kami berharap semakin banyak sekolah ikut berpartisipasi karena kegiatan ini bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga pengembangan potensi pelajar dalam menciptakan solusi nyata di bidang keselamatan jalan,” katanya.
Para pemenang menerima piala, piagam penghargaan, serta uang pembinaan yang diserahkan langsung oleh Wali Kota Singkawang bersama jajaran Dinas Perhubungan dan dewan juri.
Selanjutnya, para pelajar terpilih akan dipersiapkan untuk mewakili Kota Singkawang pada ajang Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas tingkat Provinsi Kalimantan Barat. “Kemampuan presentasi dan penyampaian gagasan para peserta akan terus diperkuat agar mampu tampil maksimal di tingkat provinsi,” tutur Eko. (*/)
- Penulis: Metro Singkawang

Saat ini belum ada komentar