Breaking News
Trending Tags
Beranda » Headline » Sengketa Tanah Bandara Singkawang, Bupati Bengkayang Gugat 9 Sertifikat ke PTUN

Sengketa Tanah Bandara Singkawang, Bupati Bengkayang Gugat 9 Sertifikat ke PTUN

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MetroSingkawang.Com — Sengketa lahan yang melibatkan sejumlah Sertifikat Hak Milik (SHM) di kawasan strategis pembangunan Bandara Singkawang kini memasuki babak baru di ranah hukum. Persoalan ini menjadi sorotan publik lantaran menyeret nama Bupati Bengkayang saat ini, Sebastianus Darwis, sebagai salah satu ahli waris penggugat.

Tim hukum yang mewakili pemilik lahan menggelar konferensi pers untuk memberikan penjelasan terkait pembelaan tanah di kawasan Jalan Bandara Singkawang, wilayah perbatasan Kota Singkawang dan Kabupaten Bengkayang, pada Minggu (19/4/2026).

Tim hukum tersebut dipimpin oleh Ketua LBH Haluan Publik, Jefry D. Tanamal, didampingi Arry Sakurianto dan Agustini Rotikan. Mereka memaparkan perkembangan perkara yang saat ini tengah bergulir di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Pontianak.

Jefry menjelaskan bahwa pihaknya dipercaya mendampingi ahli waris pemilik tanah, yakni Sebastianus Darwis (anak almarhum Jacobus Luna, mantan Bupati Bengkayang) serta pemilik lahan lainnya, Libertus Hansen. Objek sengketa mencakup beberapa bidang tanah dengan dasar kepemilikan berupa Surat Pernyataan Tanah (SPT) dari berbagai tahun.

“Perkara ini sudah memasuki sekitar 10 kali konferensi di PTUN Pontianak. Kami ingin menyampaikan kepada masyarakat bahwa persoalan ini bukan lagi terkait batas wilayah, melainkan mencakup hak keperdataan atas tanah,” ujar Jefry D. Tanamal, Minggu (19/4/2026).

Gugatan ini secara spesifik menyasar pada penerbitan sembilan sertifikat hak milik di wilayah Kelurahan Sedau dan Kelurahan Pangmilang yang diterbitkan dalam kurun waktu 2008 hingga 2023. Luas lahan yang disengketakan bervariasi, mulai dari belasan ribu hingga puluhan ribu meter persegi atas nama beberapa pihak lain.

Pihak penggugat menduga mekanisme penerbitan sertifikat oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Singkawang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Jefry menegaskan bahwa meski terjadi pergeseran batas wilayah administratif, hak atas tanah tidak serta-merta hilang.

Berdasarkan Permendagri Nomor 141 Tahun 2017 yang dipertegas dengan Permendagri Nomor 90 Tahun 2018 tentang batas daerah Kabupaten Bengkayang dan Kota Singkawang, seharusnya dilakukan proses migrasi dokumen pertanahan yang transparan.

“Yang kami permasalahkan adalah bagaimana lahan milik klien kami bisa diterbitkan sertifikat atas nama pihak lain. Padahal, perpindahan wilayah administratif tidak serta-merta menghapus hak atas tanah,” tegas Jefry.

Senada dengan itu, Agustini Rotikan menjelaskan bahwa tim hukum akan fokus pada pembuktian administratif terkait keabsahan prosedur penerbitan sertifikat tersebut. Pihaknya siap menghadirkan bukti surat, saksi, hingga ahli untuk memperkuat dalil gugatan di persidangan PTUN.

Sementara itu, Arri Sakurianto menambahkan bahwa lahan yang disengketakan memiliki sejarah kepemilikan yang jelas. Tanah tersebut dibeli dari warga Melayu Karimunting pada masa wilayah tersebut masih masuk dalam administrasi Kabupaten Sambas, jauh sebelum adanya pemekaran.

Arri juga memperingatkan bahwa jika dalam proses hukum nantinya ditemukan unsur perampasan atau penyerobotan lahan secara sengaja, pihaknya tidak akan ragu untuk membawa kasus ini ke ranah pidana.

Perkara ini telah terdaftar dengan nomor 8/G/2026/PTUN.PTK. Pihak kuasa hukum berharap majelis hakim PTUN Pontianak dapat memberikan putusan yang adil dan objektif berdasarkan fakta-fakta hukum yang ada, demi memberikan kepastian hukum bagi para pemilik lahan yang sah.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Bengkayang Tegaskan Hak Warga Tak Boleh Dirampas dalam Konflik Lahan Koperasi Karimunting

    Bupati Bengkayang Tegaskan Hak Warga Tak Boleh Dirampas dalam Konflik Lahan Koperasi Karimunting

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Metro Singkawang
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com – Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis menegaskan bahwa hak masyarakat dalam konflik agraria di Desa Karimunting, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, harus dilindungi dan tidak boleh dirampas oleh pihak mana pun, termasuk terhadap lahan yang telah memiliki sertifikat hak milik (SHM). Pernyataan itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi Penyelesaian Permasalahan Koperasi Dasar Tumbuh Harapan (DTH) dan Koperasi […]

  • Krisantus Desak Percepatan Tol Pontianak–Kijing Demi Optimalkan Pelabuhan Internasional

    Krisantus Desak Percepatan Tol Pontianak–Kijing Demi Optimalkan Pelabuhan Internasional

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Adp/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, melakukan kunjungan kerja ke kantor Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI di Jakarta pada Kamis (30/4/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur strategis yang menjadi kunci pertumbuhan ekonomi di Bumi Khatulistiwa. Dalam pertemuan tersebut, Wagub bersama jajarannya diterima langsung oleh Deputi Bidang Pemerataan Pembangunan […]

  • Sabet Infobank Sharia Awards 2026, UUS Bank Kalbar Raih Predikat Kinerja Keuangan Sangat Bagus

    Sabet Infobank Sharia Awards 2026, UUS Bank Kalbar Raih Predikat Kinerja Keuangan Sangat Bagus

    • calendar_month Jumat, 16 Okt 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Bank Kalbar kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Melalui Unit Usaha Syariah (UUS), bank pembangunan daerah ini sukses memboyong penghargaan bernilai tinggi “The Excellent Performance Banking Sharia Business Unit 2026 (Based on Financial Performance 2025)” pada ajang Infobank 15th Sharia Awards 2026. Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan dalam rangkaian agenda Indonesia Collaborative Forum […]

  • Warga Bengkayang Keluhkan Bak Penampungan Sampah Rusak Ganggu Kenyamanan

    Warga Bengkayang Keluhkan Bak Penampungan Sampah Rusak Ganggu Kenyamanan

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Metro Singkawang
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com – Kondisi bak penampungan sampah di Jalan Pertanian BP2, Kelurahan Bumi Emas, Kecamatan Bengkayang, kembali menjadi sorotan warga. Fasilitas tersebut diketahui telah mengalami kerusakan dalam waktu cukup lama dan hingga kini belum mendapatkan perbaikan, sehingga sampah kerap meluap dan berserakan di sekitar lokasi. Berdasarkan pantauan di lapangan, rangka bak sampah tampak mengalami korosi dan […]

  • PLBN Jagoi Babang Dipadati Pelintas Jelang Gawai Sowa, 255 WNA Masuk ke Indonesia

    PLBN Jagoi Babang Dipadati Pelintas Jelang Gawai Sowa, 255 WNA Masuk ke Indonesia

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Metro Singkawang
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com – Polsek Jagoi Babang bersama instansi terkait melaksanakan pengamanan dan pemeriksaan aktivitas masyarakat di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Selasa (2/6/2026). Pengamanan dilakukan untuk memastikan kelancaran arus keluar masuk pelintas di perbatasan Indonesia-Malaysia. Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab melalui Kapolsek Jagoi Babang AKP Harto Simanjuntak mengatakan situasi di […]

  • Beri Masa Tenggang 6 Bulan, Dishub Singkawang Akan Sita Odong-Odong Jika Tak Beralih ke Roda Empat

    Beri Masa Tenggang 6 Bulan, Dishub Singkawang Akan Sita Odong-Odong Jika Tak Beralih ke Roda Empat

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Para pemilik usaha odong-odong roda tiga di Kota Singkawang meminta kelonggaran waktu selama enam bulan untuk beralih menggunakan kendaraan roda empat. Permintaan tersebut mencuat dalam kegiatan penertiban yang digelar oleh Dinas Perhubungan (Dishub) bersama tim gabungan pada Rabu, 1 April 2026. Kepala Dishub Singkawang, Eko Susanto, menjelaskan bahwa kesepakatan ini lahir dari hasil […]

expand_less