Hadiri Paskah Betang Raya Pegawai Dayak, Krisantus Dorong Pengabdian ASN yang Tulus dan Berintegritas
- account_circle Adp/Tim
- calendar_month 8 jam yang lalu
- print Cetak

Wakil Gubernur Krisantus Kurniawan mengukuhkan pengurus DPP BRPD periode 2025–2028. Ia meminta Pegawai Dayak menjadi pelopor toleransi dan keberagaman di Kalbar. (Foto: Adp)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MetroSingkawang.Com — Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, memberikan pesan mendalam kepada para aparatur sipil negara yang tergabung dalam organisasi Betang Raya Pegawai Dayak (BRPD). Ia meminta para Pegawai Dayak untuk menjadi perekat sekaligus payung keberagaman dan toleransi di tengah masyarakat Kalimantan Barat yang majemuk.
Harapan tersebut disampaikan Krisantus saat menghadiri Perayaan Paskah BRPD Tahun 2026 sekaligus pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) BRPD Masa Bhakti 2025–2028. Acara yang berlangsung khidmat ini digelar di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat pada Jumat, 17 April 2026.
Dalam kesempatan itu, Wagub Krisantus turut memberikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus baru yang telah resmi mengemban amanah. Ia mengapresiasi langkah cepat organisasi ini dalam melegalkan diri secara hukum di tingkat nasional.
“BRPD yang belum lama digagas, kini telah terorganisir dengan baik dan resmi dikukuhkan sebagai organisasi legal di NKRI. Saya ucapkan selamat,” ujar Krisantus Kurniawan pada Jumat (17/4/2026).
Meskipun tergolong organisasi muda, BRPD dinilai telah menunjukkan kiprah nyata melalui berbagai aksi sosial yang menyentuh masyarakat luas tanpa membedakan latar belakang suku maupun agama. Krisantus menegaskan bahwa meski membawa identitas Dayak, BRPD harus menjadi wujud nyata dari nilai kebhinekaan Indonesia.
Terkait momentum Paskah, Krisantus mengajak para pegawai untuk menjadikannya sebagai refleksi nilai pengorbanan dan kasih dalam menjalankan tugas sehari-hari sebagai pelayan publik. Menurutnya, syukur atas nilai spiritual harus tercermin dalam pelayanan yang tulus dan integritas tinggi.
“Sebagai abdi negara, wujud syukur atas penebusan harus tercermin dalam dedikasi tanpa pamrih, pelayanan yang tulus, serta integritas yang tinggi,” pesannya kepada seluruh hadirin.
Krisantus juga mendorong agar BRPD terus berkembang secara profesional dengan membangun jaringan yang kuat hingga ke tingkat kabupaten dan kota di seluruh Kalimantan Barat. Ia berharap organisasi ini menjadi teladan dalam setiap pengabdian kepada pemerintah daerah dan masyarakat.
Sementara itu, Ketua Umum DPP BRPD yang baru dikukuhkan, Kristoporus Dawi, S.STP., M.Si., menjelaskan bahwa pembentukan BRPD didasari oleh keinginan untuk memperkuat silaturahmi dan solidaritas antarpegawai. Ia memastikan organisasi ini berkomitmen untuk saling membantu satu sama lain dalam bingkai persatuan.
Kristoporus juga mengungkapkan bahwa BRPD kini telah mengantongi legalitas resmi sebagai badan hukum melalui SK Kementerian Hukum dan HAM RI Nomor AHU-0010322.AH.01.07 Tahun 2025 yang diterbitkan pada Desember tahun lalu.
Dengan adanya payung hukum yang jelas, BRPD diharapkan mampu bergerak lebih lincah dalam memberikan kontribusi bagi pembangunan sosial serta memperkokoh nilai-nilai kebersamaan di Bumi Khatulistiwa.
- Penulis: Adp/Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar