Breaking News
Trending Tags
Beranda » Pasar Hongkong » Atasi Backlog Perumahan, Pemkot Singkawang Evaluasi Regulasi Luas Lahan Rumah Subsidi Jadi 60 Meter Persegi

Atasi Backlog Perumahan, Pemkot Singkawang Evaluasi Regulasi Luas Lahan Rumah Subsidi Jadi 60 Meter Persegi

  • account_circle Hms/Tim
  • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MetroSingkawang.Com — Pemerintah Kota Singkawang tengah memacu penyediaan hunian layak melalui program pembangunan rumah subsidi bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Tak main-main, target sebanyak 4.000 unit rumah subsidi diharapkan dapat segera terealisasi untuk menekan angka kebutuhan rumah di Kota Tertoleran ini.

Langkah strategis ini dibahas dalam rapat koordinasi di Ruang Rapat Wali Kota Singkawang pada Selasa, 10 Maret 2026. Pertemuan ini menjadi wadah konsolidasi antara Pemerintah Kota, pengembang perumahan (developer), notaris, hingga perangkat daerah terkait.

Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, mengungkapkan bahwa rapat ini bertujuan mengidentifikasi “lampu merah” atau kendala yang selama ini menghambat pengembang dalam membangun rumah bersubsidi. Masalah klasik seperti akses pembiayaan perbankan hingga urusan perpajakan menjadi poin utama yang dilaporkan para pengembang.

“Dari developer perumahan tadi menyampaikan kesulitannya baik dalam urusan dengan perbankan, kemudian perpajakan dan sebagainya. Itu akan segera kami telusuri dan kami tindak lanjuti,” tegas Tjhai Chui Mie pada Selasa (10/3/2026).

Salah satu tantangan teknis yang mencuat adalah perbedaan regulasi luas minimal lahan. Saat ini, kebijakan nasional menetapkan luas minimal lahan rumah subsidi adalah 60 meter persegi. Namun, aturan daerah di Singkawang masih mensyaratkan luas minimal 100 meter persegi.

Ketimpangan ini dinilai menambah beban biaya konstruksi dan harga tanah yang harus ditanggung pengembang, sehingga berdampak pada sulitnya mengejar target pembangunan.

“Ini tentu akan menambah beban biaya untuk membangun satu rumah bersubsidi. Yang jelas kita tidak boleh berbeda dengan aturan yang ada dan telah menjadi kebijakan nasional,” jelas Wali Kota.

Sebagai tindak lanjut, Pemkot Singkawang akan segera melakukan kajian internal untuk menyesuaikan regulasi daerah dengan kebijakan nasional agar pembangunan rumah subsidi lebih efisien dan tepat sasaran.

Program ini menjadi krusial mengingat data pemerintah daerah menunjukkan masih ada sekitar 8.174 warga berpenghasilan rendah di Singkawang yang belum memiliki rumah sendiri.

Tjhai Chui Mie menekankan bahwa program ini bukan sekadar membangun “kotak sabun” atau asal ada rumah. Ia menginstruksikan agar setiap kawasan perumahan MBR wajib dilengkapi fasilitas sosial yang memadai, seperti taman bermain dan ruang ramah anak.

“Bukan sekadar asal punya rumah bersubsidi saja. Semua itu akan kita perhatikan agar masyarakat benar-benar mendapatkan hunian yang layak dan nyaman,” pungkasnya.

Dengan percepatan regulasi dan kemudahan akses bagi pengembang, diharapkan ribuan warga Singkawang dapat segera menempati hunian impian mereka dalam lingkungan yang asri dan mendukung tumbuh kembang keluarga.

  • Penulis: Hms/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tekan Biaya Operasional Rumah Ibadah, Dosen Polnep Pasang Sistem Otomasi Lampu di Masjid Al-Mukhlisin Singkawang

    Tekan Biaya Operasional Rumah Ibadah, Dosen Polnep Pasang Sistem Otomasi Lampu di Masjid Al-Mukhlisin Singkawang

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Politeknik Negeri Pontianak (Polnep) melalui Program Studi Teknik Listrik Jurusan Teknik Elektro menunjukkan kontribusi nyatanya di masyarakat. Kali ini, mereka menerapkan sistem penerangan hemat energi dan otomasi listrik di Masjid Al-Mukhlisin, Kelurahan Sagatani, Kecamatan Singkawang Selatan. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PPKM) tersebut sengaja dirancang untuk meningkatkan efisiensi penggunaan daya listrik, sekaligus menekan biaya […]

  • Ekonomi Kalbar Tumbuh 5,30 Persen, Muhammadin Ajak ASN Singkawang Terus Berinovasi di Tengah Tantangan Fiskal

    Ekonomi Kalbar Tumbuh 5,30 Persen, Muhammadin Ajak ASN Singkawang Terus Berinovasi di Tengah Tantangan Fiskal

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Pemerintah Kota Singkawang menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 dengan penuh khidmat di Halaman Kantor Wali Kota Singkawang pada Rabu, 28 Januari 2026. Upacara yang diikuti oleh ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) ini dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Singkawang, Muhammadin, yang bertindak sebagai inspektur […]

  • Jawab Keluhan Warga Soal Air Keruh Riam Sebopet, Dinas LH Bengkayang Sebut Masalah Perut Jadi Kendala Penertiban

    Jawab Keluhan Warga Soal Air Keruh Riam Sebopet, Dinas LH Bengkayang Sebut Masalah Perut Jadi Kendala Penertiban

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Rinto Andreas
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Pemerintah Kabupaten Bengkayang melalui Dinas Lingkungan Hidup (LH) akhirnya memberikan tanggapan resmi terkait maraknya aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang merusak kawasan wisata Riam Sebopet. Pencemaran tersebut telah menyebabkan air sungai yang menjadi sumber kehidupan warga berubah keruh pekat menyerupai susu. Kepala Dinas LH Kabupaten Bengkayang, Demianus, mengakui bahwa pihaknya telah menerima […]

  • Bahayakan Pengendara, Tumpahan Solar di Jalan Pemuda Singkawang Dibersihkan Petugas

    Bahayakan Pengendara, Tumpahan Solar di Jalan Pemuda Singkawang Dibersihkan Petugas

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Laporan mengenai adanya tumpahan solar di ruas Jalan Pemuda Singkawang pada Jumat (1/5/2026) pagi langsung ditindaklanjuti secara cepat oleh petugas gabungan. Personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Singkawang bersama YPKS Putera Ideal Unggul turun ke lapangan guna mencegah risiko kecelakaan bagi pengguna jalan. Penanganan bermula dari laporan masyarakat yang masuk melalui layanan darurat […]

  • Kisah Aila Afifah, Bocah 13 Tahun Asal Pontianak Jemaah Haji Termuda SeIndonesia

    Kisah Aila Afifah, Bocah 13 Tahun Asal Pontianak Jemaah Haji Termuda SeIndonesia

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Sosok Aila Afifah (13) menjadi pusat perhatian dalam acara Manasik Haji Terintegrasi Kota Pontianak di Aula Masjid Raya Mujahidin, Selasa (14/4/2026) pagi. Siswa kelas VI SD LKIA Pontianak Selatan ini tercatat sebagai jemaah calon haji termuda di Indonesia untuk musim haji tahun ini. Aila direncanakan berangkat ke tanah suci pada awal Mei mendatang […]

  • Kinerja Positif Pariwisata 2025, Wisnus Jadi Andalan di Tengah Tantangan Global

    Kinerja Positif Pariwisata 2025, Wisnus Jadi Andalan di Tengah Tantangan Global

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Metro Singkawang
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com — Kementerian Pariwisata mencatat kinerja positif sektor pariwisata nasional sepanjang 2025. Kunjungan wisatawan mancanegara dan pergerakan wisatawan nusantara sama-sama menunjukkan tren pertumbuhan yang kuat. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyebutkan, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara pada Januari–November 2025 mencapai 13,98 juta kunjungan, naik 10,44 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. “Pasar utama masih didominasi […]

expand_less