Breaking News
Trending Tags
Beranda » Pasar Hongkong » Per 1 April Odong-Odong Roda Tiga Dilarang Beroperasi, Dishub Singkawang Beri Masa Transisi

Per 1 April Odong-Odong Roda Tiga Dilarang Beroperasi, Dishub Singkawang Beri Masa Transisi

  • account_circle Hms/Tim
  • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MetroSingkawang.Com — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Singkawang bersama tim gabungan lintas sektor mengintensifkan pengawasan dan pembinaan terhadap kendaraan wisata odong-odong pada Rabu, 11 Februari 2026 malam. Langkah ini difokuskan bagi kendaraan roda tiga sebagai tindak lanjut atas terbitnya Surat Keputusan (SK) Wali Kota tentang Operasional Angkutan Wisata.

Kegiatan sosialisasi dan edukasi tersebut melibatkan personel dari Kodim, Polres Singkawang, Subdenpom, Satpol PP, hingga Dinas Kominfo. Sasaran edukasi tidak hanya ditujukan kepada pemilik dan pengemudi, tetapi juga kepada penumpang demi meningkatkan kesadaran keselamatan berlalu lintas.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Singkawang, Eko Susanto, mengungkapkan bahwa pihaknya memiliki kewajiban untuk mengimplementasikan kebijakan tersebut secara bertahap. Pemerintah memberikan masa transisi bagi para pelaku usaha hingga akhir Maret mendatang.

“Sesuai dengan SK Wali Kota tentang Operasional Angkutan Wisata, maka sudah seyogianya kami di Dishub melakukan upaya implementasi. Berdasarkan kebijakan yang diberikan, kami memberikan batas waktu sampai akhir Maret. Sehingga per 1 April, kendaraan odong-odong roda tiga tidak dapat lagi beroperasi di jalan,” kata Eko Susanto pada Rabu (11/2/2026).

Eko menjelaskan bahwa kendaraan roda tiga dinilai tidak memenuhi standar persyaratan teknis dan laik jalan sesuai regulasi yang berlaku. Oleh karena itu, masyarakat selaku pengguna jasa diimbau untuk beralih ke angkutan wisata roda empat yang jauh lebih aman.

“Harapannya, pengguna atau penumpang memahami bahwa dengan adanya SK ini, kendaraan roda tiga sudah tidak bisa beroperasi lagi karena memang tidak sesuai dengan standar teknis dan laik jalan. Ke depan, masyarakat bisa memilih angkutan wisata roda empat yang lebih memenuhi aspek keselamatan,” ujarnya.

Masa transisi ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh para pemilik kendaraan untuk segera menyesuaikan diri dengan regulasi. Saat ini, kegiatan edukasi direncanakan terus berlangsung secara berkelanjutan hingga memasuki bulan Ramadan.

Ketegasan akan diambil setelah masa tenggang berakhir. Eko memastikan bahwa proses penertiban di lapangan hanya akan dilakukan setelah melewati batas waktu yang telah ditentukan oleh pemerintah daerah.

“Selama masa batas waktu ini kami fokus pada edukasi dan sosialisasi. Eksekusi atau penertiban akan dilakukan setelah batas waktu yang kami berikan berakhir,” tegas Eko Susanto.

Berdasarkan data yang dihimpun Dishub, saat ini terdapat 17 unit odong-odong yang beroperasi di wilayah Kota Singkawang. Dari jumlah tersebut, tercatat baru empat unit yang telah beralih menggunakan kendaraan roda empat, sementara 13 unit lainnya masih menggunakan roda tiga.

Kebijakan ini juga merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mengimplementasikan Undang-Undang tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Fokus utamanya adalah memberikan jaminan keselamatan bagi seluruh pengguna jalan di Kota Singkawang.

  • Penulis: Hms/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Realisasi Pajak Singkawang 2025 Lampaui Target, Tjhai Chui Mie: Kepatuhan Warga Kunci Pembangunan

    Realisasi Pajak Singkawang 2025 Lampaui Target, Tjhai Chui Mie: Kepatuhan Warga Kunci Pembangunan

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Pemerintah Kota Singkawang mencatat capaian positif dalam realisasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) serta Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sepanjang tahun 2025. Capaian membanggakan tersebut dibahas secara mendalam dalam rapat evaluasi yang digelar oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Singkawang pada Selasa, 20 Januari 2026. Rapat evaluasi ini dipimpin langsung oleh […]

  • Resmi Dilantik, Inilah Nama-Nama Kepala Dinas Baru Hasil Seleksi Terbuka Kota Singkawang

    Resmi Dilantik, Inilah Nama-Nama Kepala Dinas Baru Hasil Seleksi Terbuka Kota Singkawang

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com – Pemerintah Kota Singkawang resmi memperkuat jajaran organisasinya melalui pengisian enam jabatan Pimpinan Tinggi Pratama. Para pejabat yang dilantik merupakan hasil seleksi terbuka yang bertujuan untuk memastikan program pemerintahan berjalan optimal dan pelayanan kepada masyarakat terus meningkat secara berkelanjutan. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dipimpin langsung oleh Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, bertempat […]

  • Aksi di Kejari Singkawang Soroti Dugaan Penyimpangan HPL Pasir Panjang

    Aksi di Kejari Singkawang Soroti Dugaan Penyimpangan HPL Pasir Panjang

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Tim Liputan
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com – Satuan Brigade Mobil Kepolisian Daerah Kalimantan Barat mengawal aksi unjuk rasa yang digelar Masyarakat Damai Peduli Singkawang bersama Masyarakat Peduli Anti Korupsi (MPAK) di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Singkawang, Rabu, 14 Januari 2026. Aksi tersebut berlangsung dengan pengamanan ketat aparat kepolisian. Pengamanan dipimpin Kapolres Singkawang Ajun Komisaris Besar Polisi Doddy Yudianto Arruan dengan […]

  • KIP Kuliah 2026 Digelontorkan Rp15,3 Triliun, Kenapa Kuota Bisa Turun di Kampus Tertentu?

    KIP Kuliah 2026 Digelontorkan Rp15,3 Triliun, Kenapa Kuota Bisa Turun di Kampus Tertentu?

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Metro Singkawang
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com — Pemerintah menaikkan anggaran Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah pada 2026 menjadi Rp15,32 triliun. Meski demikian, jumlah penerima di sejumlah kampus bisa mengalami penurunan. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi) menegaskan kondisi tersebut bukan akibat pemangkasan anggaran, melainkan perubahan skema distribusi yang kini berbasis data sosial dan […]

  • Jaga Jantung Borneo, Kalbar Terima Insentif Rp1 Triliun dari Green Climate Fund (GCF)

    Jaga Jantung Borneo, Kalbar Terima Insentif Rp1 Triliun dari Green Climate Fund (GCF)

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, secara resmi meluncurkan program Kick-off Result Based Payment (RBP) REDD+ dari Green Climate Fund (GCF) pada Kamis, 29 Januari 2026. Peluncuran yang berlangsung di Hotel Golden Tulip Pontianak ini ditandai dengan penekanan layar videotron sebagai simbol dimulainya babak baru pengelolaan lingkungan berbasis kinerja di daerah tersebut. Program ini […]

  • Fadli Zon Bicara Revitalisasi Keraton dan Amanat Presiden

    Fadli Zon Bicara Revitalisasi Keraton dan Amanat Presiden

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Metro Singkawang
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com – Pemerintah berencana merevitalisasi keraton dan kesultanan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Program tersebut akan dijalankan berdasarkan permintaan dari masing-masing keraton, dengan mempertimbangkan nilai sejarah dan kearifan lokal. Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan hal itu saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Sabtu, 17 Januari 2026. Dalam kunjungan tersebut, Fadli meninjau […]

expand_less