Breaking News
Trending Tags
Beranda » Pasar Hongkong » Pertamina Ungkap Penyebab Gas Langka di Singkawang: Cuaca Buruk Hambat Bongkar Muat Kapal

Pertamina Ungkap Penyebab Gas Langka di Singkawang: Cuaca Buruk Hambat Bongkar Muat Kapal

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MetroSingkawang.Com — Pertamina secara resmi menambah kuota LPG subsidi 3 kilogram untuk wilayah Kota Singkawang sebesar 47 persen sejak awal Januari 2026. Penambahan yang setara dengan sekitar 26.826 tabung per hari ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah kelangkaan serta lonjakan harga pasca libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Selain itu, kebijakan ini juga diambil untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat menjelang perayaan Imlek dan datangnya bulan suci Ramadan.

Sales Branch Manager Kalbar 1 Fuel Pertamina, Irsan Firdaus Gisani, menjelaskan bahwa penambahan kuota tersebut merupakan bentuk komitmen untuk menjaga ketersediaan gas bagi warga.

“Sejak awal Januari kuota LPG 3 kilogram untuk Kota Singkawang sudah kami tambah 47 persen per hari untuk mengantisipasi kelangkaan jelang momentum libur dan hari raya,” ujar Irsan saat konferensi pers di TCM Room Kantor Wali Kota Singkawang, Selasa (20/1/2026).

Dalam keterangannya, Irsan mengklarifikasi bahwa isu kelangkaan yang sempat mencuat di Singkawang dan Kalimantan Barat bukan disebabkan oleh berkurangnya kuota dari pusat.

Kendala utama yang terjadi murni berasal dari faktor alam, yakni cuaca buruk yang menghambat proses distribusi gas dari kapal pengangkut menuju depot Pertamina.

“Cuaca buruk membuat kapal sulit bersandar di depot. Kalaupun bisa sandar, proses bongkar muatan tidak bisa langsung dilakukan karena kondisi tersebut berisiko dan membahayakan,” jelasnya.

Selain hambatan logistik akibat cuaca, lonjakan konsumsi selama periode libur akhir tahun juga memengaruhi ketersediaan stok di tingkat pangkalan resmi.

Pertamina mencatat adanya fenomena pembelian berlebih atau over buying oleh masyarakat yang mengakibatkan distribusi gas melon menjadi tidak merata di lapangan.

Irsan menyebutkan bahwa kuota LPG bersubsidi untuk Kota Singkawang tahun ini telah ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi sebanyak 3.161.000 tabung per tahun.

Angka tersebut diklaim telah melalui perhitungan matang yang disesuaikan dengan kebutuhan riil masyarakat di lima kecamatan yang ada di Singkawang.

“Kuota ditetapkan oleh Dirjen Migas. Pertamina hanya menjalankan fungsi pemasaran dan distribusi sesuai ketentuan yang berlaku,” tambahnya.

Di sisi lain, Sekretaris Daerah Kota Singkawang, Dwi Yanti, menegaskan bahwa pemerintah kota tidak tinggal diam dalam menyikapi dinamika kebutuhan energi masyarakat ini.

Pemkot Singkawang telah memanggil pengelola Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE), para agen, hingga perwakilan pangkalan LPG 3 kilogram di seluruh wilayah kota.

Pemanggilan tersebut bertujuan untuk melakukan evaluasi mendalam sekaligus memastikan rantai distribusi kembali berjalan lancar tanpa hambatan administratif maupun teknis.

Melalui penambahan kuota yang signifikan ini, diharapkan stok LPG di pangkalan kembali melimpah sehingga warga bisa mendapatkan gas dengan mudah sesuai harga eceran tertinggi.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: Diskominfo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wagub Kalbar Krisantus Kurniawan: Uang 1 Miliar Bisa Habis Sekejap, Tapi Pendidikan Adalah Modal Hidup Abadi

    Wagub Kalbar Krisantus Kurniawan: Uang 1 Miliar Bisa Habis Sekejap, Tapi Pendidikan Adalah Modal Hidup Abadi

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menekankan pentingnya pendidikan sebagai investasi jangka panjang yang tidak akan pernah habis tergerus zaman. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri prosesi Wisuda Santri Pondok Pesantren Miftahul Khairat di Kabupaten Kubu Raya, Minggu (18/1/2026). Kedatangan orang nomor dua di Kalimantan Barat ini disambut hangat oleh Pimpinan Pondok Pesantren Miftahul […]

  • Markas Penyelundupan Tenaga Kerja Ilegal di Kubu Raya Digerebek, Polisi Buru Bos Besar Jaringan Malaysia

    Markas Penyelundupan Tenaga Kerja Ilegal di Kubu Raya Digerebek, Polisi Buru Bos Besar Jaringan Malaysia

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com – Tim Macan Raya Satreskrim Polres Kubu Raya berhasil menggagalkan upaya pengiriman 19 Calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) non-prosedural yang hendak diselundupkan ke Malaysia. Sebuah rumah yang berlokasi di Desa Kapur, Kecamatan Sungai Raya, yang dijadikan gudang penampungan atau “save house” ilegal digerebek petugas pada Sabtu malam, 10 Januari 2026. Operasi senyap ini mengungkap rapinya […]

  • Serahkan Bantuan Sarana UMKM, Maden: Jangan Diperjualbelikan, Manfaatkan untuk Usaha Mandiri

    Serahkan Bantuan Sarana UMKM, Maden: Jangan Diperjualbelikan, Manfaatkan untuk Usaha Mandiri

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Pemerintah Kota Singkawang melalui program perencanaan pembangunan industri dan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) resmi menyalurkan bantuan fasilitas sarana usaha kepada sembilan kelompok masyarakat. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Singkawang, Muhammadin, bertempat di Kantor Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM (Disdaginkop & UKM) Singkawang pada Kamis, […]

  • Jelang Imlek, Karantina Kalbar Gagalkan Penyelundupan Bibit Bambu Hias Asal Malaysia di PLBN Entikong

    Jelang Imlek, Karantina Kalbar Gagalkan Penyelundupan Bibit Bambu Hias Asal Malaysia di PLBN Entikong

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Karantina Kalimantan Barat melalui Satuan Pelayanan PLBN Entikong kembali membuktikan perannya sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan hayati negara. Dalam operasi pengawasan rutin pada Selasa, 3 Februari 2026, petugas berhasil menggagalkan upaya pemasukan sembilan kemasan bibit bambu hias asal Malaysia di jalur lintas batas negara. Penindakan ini dilakukan karena komoditas tersebut berisiko membawa organisme […]

  • Odong-odong Resmi Legal di Singkawang, Kendaraan Roda Tiga Dilarang Beroperasi Mulai April 2026

    Odong-odong Resmi Legal di Singkawang, Kendaraan Roda Tiga Dilarang Beroperasi Mulai April 2026

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Pemerintah Kota Singkawang resmi melegalkan operasional angkutan wisata atau odong-odong melalui Surat Keputusan Wali Kota Singkawang Nomor 514 Tahun 2025 yang ditetapkan sejak 1 Desember 2025. Langkah ini diambil untuk memberikan kepastian hukum bagi para pelaku usaha sekaligus menjamin aspek keselamatan bagi para wisatawan yang menggunakan jasa angkutan tersebut. Kepala Dinas Perhubungan Kota […]

  • Sekda Dwi Yanti Puji Capaian Bebas BABS Singkawang Utara, Minta Musrenbang Serius Tangani Stunting

    Sekda Dwi Yanti Puji Capaian Bebas BABS Singkawang Utara, Minta Musrenbang Serius Tangani Stunting

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) Kecamatan Singkawang Utara untuk tahun 2027 memberikan perhatian besar pada penguatan potensi lokal serta penyelesaian berbagai isu sosial utama. Dalam forum yang digelar pada Selasa, 3 Februari 2026 tersebut, optimalisasi sektor unggulan serta penanganan kemiskinan ekstrem dan stunting menjadi pokok bahasan utama. Sekretaris Daerah […]

expand_less