Pemkot Singkawang Dorong Promosi Wisata Digital, Libatkan Kreator Konten dan OJK Kalbar
- account_circle Metro Singkawang
- calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
- print Cetak

Pemerintah Kota Singkawang memperkuat promosi wisata berbasis digital marketing melalui pelatihan konten kreatif guna mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah. Foto: dok Humas Pemkot Singkawang
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MetroSingkawang.com – Pemerintah Kota Singkawang terus mendorong pengembangan sektor pariwisata berbasis digital melalui penguatan promosi wisata dan ekonomi kreatif. Langkah tersebut dilakukan lewat Pelatihan Digital Marketing Program Pengembangan Kawasan Wisata Terpadu Kota Singkawang yang digelar dalam rangka implementasi Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED).
Kegiatan yang mengusung tema “Wisata Maju, Ekonomi Tumbuh, Singkawang Hebat” itu bertujuan meningkatkan kemampuan sumber daya manusia dalam memasarkan destinasi wisata melalui platform digital dan konten kreatif.
Sekretaris Daerah Kota Singkawang, Dwi Yanti, mengatakan transformasi digital menjadi bagian penting dalam mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah. Menurut dia, pola promosi wisata saat ini telah berubah seiring meningkatnya penggunaan media digital oleh masyarakat dalam mencari informasi hingga menentukan destinasi perjalanan.
“Di era digital saat ini, kemampuan memasarkan produk dan destinasi wisata melalui media digital bukan lagi menjadi pilihan, melainkan kebutuhan,” kata Dwi Yanti, Jumat (22/5/2026).
Ia menjelaskan, wisatawan kini cenderung mencari referensi perjalanan, memilih lokasi wisata, hingga melakukan transaksi melalui platform digital. Karena itu, kemampuan digital marketing dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan daya saing pariwisata daerah.
Dwi Yanti berharap peserta pelatihan mampu menjadi motor penggerak promosi wisata dan ekonomi kreatif yang inovatif, kreatif, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi. “Implementasikan pengetahuan tersebut dalam pengembangan usaha, promosi destinasi, dan penguatan ekosistem ekonomi lokal. Bangun kolaborasi serta manfaatkan media sosial secara produktif,” ujarnya.
Sementara itu, Manajer Senior Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Barat, Mangihut P. Aritonang, menilai promosi wisata berbasis pengalaman atau experience tourism menjadi strategi efektif dalam menarik minat wisatawan melalui konten digital.
Menurut dia, video promosi wisata perlu dikemas lebih menarik dengan menampilkan pengalaman yang dapat dirasakan wisatawan, bukan sekadar memperlihatkan objek wisata. “Video-video yang dihasilkan tidak lagi hanya menampilkan objek wisata tertentu, tetapi berbasis kurasi pengalaman wisata. Ini yang akan membuat orang penasaran dan tertarik datang,” kata Mangihut.
Ia mengatakan strategi promosi melalui video pendek dan desain grafis kreatif dinilai lebih efektif menjangkau perhatian masyarakat di era media sosial saat ini. Mangihut juga berharap peserta pelatihan yang telah dibina dapat menjadi mitra kreatif Pemerintah Kota Singkawang dalam mendukung promosi wisata daerah secara berkelanjutan.
Selain kawasan Agro-Eduwisata dan Batu Belimbing yang menjadi pilot project, menurut dia, masih banyak potensi wisata lain di Kota Singkawang yang dapat dipromosikan lebih luas melalui pemanfaatan konten digital.
“Digital marketing ini akan bisa meng-cover semuanya dalam bentuk sajian konten digital baik video maupun desain grafis yang diharapkan efektif mendatangkan perhatian wisatawan,” ujarnya. (*/)
- Penulis: Metro Singkawang

Saat ini belum ada komentar