Pemkot Singkawang Benahi Penataan Kabel Fiber Optik demi Keselamatan dan Estetika Kota
- account_circle Metro Singkawang
- calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
- print Cetak

Pemkot Singkawang bersama DPRD dan provider telekomunikasi memperkuat penataan kabel fiber optik untuk menjaga keselamatan warga dan estetika kota wisata. Foto: Humas Singkawang
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MetroSingkawang.com — Pemerintah Kota Singkawang memperkuat penataan infrastruktur telekomunikasi guna menjaga keselamatan warga sekaligus memperbaiki estetika kota. Hal tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Penanganan Pengaduan Infrastruktur Telekomunikasi yang digelar di Ruang TCM Kantor Wali Kota Singkawang, Kamis (7/5/2026).
Rapat dihadiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Singkawang Chantal Novyanti, Ketua Komisi III DPRD Singkawang Sumberanto Tjitra beserta anggota dewan, serta perwakilan sejumlah provider telekomunikasi dan televisi kabel.
Kepala Dinas Kominfo Kota Singkawang Chantal Novyanti mengatakan, penataan tiang dan kabel fiber optik menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena berpotensi membahayakan masyarakat apabila tidak tertata dengan baik.
Menurut dia, pemerintah ingin memastikan seluruh pengaduan masyarakat terkait kabel putus, tiang tumbang, hingga jaringan menjuntai dapat ditangani lebih cepat dan terkoordinasi.
“Masyarakat tidak peduli kabel itu milik provider A, B, atau C. Ketika ada masalah, mereka melapor ke pemerintah. Karena itu kita membutuhkan sistem yang sinkron, terutama dalam penanganan darurat,” kata Chantal.
Dalam rapat tersebut, pemerintah dan provider sepakat membentuk pusat kontak pengaduan terpadu atau single point of contact. Setiap provider diminta menyerahkan nomor person in charge (PIC) operasional yang aktif selama 24 jam guna mempercepat respons terhadap laporan masyarakat.
Selain itu, Pemkot Singkawang juga mendorong penerapan sharing infrastructure atau penggunaan tiang bersama antarprovider untuk mengurangi kesemrawutan kabel di sejumlah ruas jalan.
Pemerintah daerah turut mewajibkan setiap pemasangan tiang baru dikoordinasikan dengan dinas terkait agar tidak berbenturan dengan proyek pembangunan drainase maupun pelebaran jalan. “Kita semua ingin bisnis provider berjalan lancar, namun keselamatan warga Singkawang adalah prioritas utama,” ujar Chantal.
Ketua Komisi III DPRD Singkawang Sumberanto Tjitra mengapresiasi kehadiran para provider dalam rapat koordinasi tersebut. Ia berharap penataan jaringan fiber optik di Singkawang dapat dilakukan lebih cepat, rapi, dan mendukung citra kota wisata.
“Kita tidak ingin Singkawang yang sudah menjadi ikon kota wisata masih terlihat semrawut karena penataan fiber optik di sana-sini,” kata Sumberanto. Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan kondisi kabel menjuntai, tiang miring, maupun jaringan yang berpotensi membahayakan lingkungan sekitar.
Sementara itu, perwakilan provider telekomunikasi, Tino, menyatakan dukungannya terhadap langkah Pemerintah Kota Singkawang dalam memperkuat penanganan pengaduan masyarakat terkait jaringan fiber optik.
Menurut dia, koordinasi yang lebih terintegrasi akan membantu provider merespons laporan warga dengan lebih cepat. “Kami berharap nantinya ada wadah bersama, seperti grup komunikasi atau nomor pengaduan yang langsung terkoneksi dengan para provider sehingga setiap laporan masyarakat bisa segera ditindaklanjuti,” ujar Tino. (*/)
- Penulis: Metro Singkawang

Saat ini belum ada komentar