Forum CSR Kalbar Perkuat Sinergi Pemerintah dan Dunia Usaha, Bank Kalbar Tegaskan Komitmen Bangun Daerah
- account_circle Metro Singkawang
- calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
- print Cetak

Forum TSBLP/CSR Kalbar 2026 mempertemukan pemerintah dan 47 perusahaan. Bank Kalbar menegaskan komitmennya mendukung pembangunan melalui program CSR yang menyasar pendidikan, lingkungan, dan UMKM. Foto: Ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MetroSingkawang.com — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama puluhan perusahaan memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan daerah melalui Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TSBLP/CSR) Provinsi Kalimantan Barat yang digelar di Ballroom Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (10/7/2026).
Forum ini menjadi wadah untuk menyelaraskan program tanggung jawab sosial perusahaan dengan prioritas pembangunan di Kalimantan Barat sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Agus Fathoni, Direktur Pendapatan Bina Keuangan Daerah Kemendagri Teguh Narutomo, Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan, Wakil Gubernur Krisantus Kurniawan, para bupati dan wali kota se-Kalimantan Barat, kepala organisasi perangkat daerah, serta perwakilan 47 perusahaan yang beroperasi di Kalimantan Barat.
Direktur Utama Bank Kalbar Rokidi mengatakan, Bank Kalbar akan terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah melalui pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang berkelanjutan.
Menurut dia, keberadaan Bank Kalbar tidak hanya sebagai lembaga jasa keuangan, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk ikut berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Program CSR yang kami jalankan diarahkan agar selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kalimantan Barat,” ujarnya.
Sebagai bank pembangunan daerah, Bank Kalbar secara konsisten menyalurkan berbagai program CSR di sejumlah sektor. Program tersebut antara lain beasiswa pendidikan, kegiatan sosial kemasyarakatan, bantuan kendaraan pengangkut sampah, pembangunan dan renovasi rumah ibadah, serta bantuan modal usaha bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Rokidi menilai, pelaksanaan CSR bukan hanya bentuk tanggung jawab perusahaan kepada masyarakat, tetapi juga investasi sosial untuk menciptakan sumber daya manusia yang lebih berkualitas, lingkungan yang lebih baik, serta ekonomi daerah yang semakin kuat.
Forum TSBLP/CSR juga menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam mendukung percepatan pembangunan. Melalui sinergi tersebut, program-program CSR diharapkan dapat berjalan lebih terarah, saling melengkapi, dan mendukung target pembangunan Kalimantan Barat.
Bank Kalbar menegaskan akan terus mempertahankan komitmennya melalui berbagai program yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Dengan mengusung semangat “Bank Kite, Punye Kite”, Bank Kalbar berharap dapat terus menjadi bagian dari upaya mewujudkan Kalimantan Barat yang maju, sejahtera, dan berdaya saing melalui kolaborasi bersama pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan. (*/)
- Penulis: Metro Singkawang

Saat ini belum ada komentar