Ekonomi Kalbar Tumbuh 5,30 Persen, Muhammadin Ajak ASN Singkawang Terus Berinovasi di Tengah Tantangan Fiskal
- account_circle Tim
- calendar_month Senin, 2 Feb 2026
- print Cetak

Peringatan HUT ke-69 Pemprov Kalbar di Singkawang soroti kenaikan IPM 72,09 dan pertumbuhan ekonomi 5,30%. Muhammadin tekankan sinergi lintas sektor. (Foto: Hms/Kom)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MetroSingkawang.Com — Pemerintah Kota Singkawang menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 dengan penuh khidmat di Halaman Kantor Wali Kota Singkawang pada Rabu, 28 Januari 2026.
Upacara yang diikuti oleh ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) ini dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Singkawang, Muhammadin, yang bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat tertulis Gubernur Kalimantan Barat.
Dalam sambutannya, Muhammadin menyampaikan bahwa usia ke-69 ini merupakan momentum penting untuk merefleksikan kembali fondasi persatuan yang telah diletakkan oleh para pendahulu. Ia menegaskan bahwa tugas ASN saat ini adalah melanjutkan estafet perjuangan melalui kerja nyata.
“Momentum peringatan ini menjadi ruang refleksi atas fondasi persatuan dan pengabdian yang telah diletakkan para pendahulu, sekaligus amanah bagi kita semua untuk melanjutkannya melalui kerja nyata dan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tegas Muhammadin.
Tahun ini, peringatan HUT Kalbar mengusung tema “Bergerak Maju Bersama Membangun Kalimantan Barat Sejahtera”. Tema ini menekankan pada sinergi lintas sektor untuk memastikan pembangunan tidak hanya terpusat di perkotaan, tetapi merata hingga ke wilayah pedesaan, perbatasan, pedalaman, dan pesisir.
Semangat pemerataan ini juga disebut sejalan dengan visi Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan sejahtera melalui penguatan pembangunan nasional di segala lini.
Muhammadin memaparkan sejumlah capaian makro pembangunan Kalimantan Barat sepanjang tahun 2025 yang menunjukkan tren positif, antara lain:
• Indeks Pembangunan Manusia (IPM): Meningkat signifikan menjadi 72,09 atau naik 0,90 poin dari tahun sebelumnya.
• Kemiskinan: Persentase penduduk miskin berhasil ditekan hingga angka 5,15 persen, yang tercatat lebih rendah dari rata-rata nasional.
• Ketenagakerjaan: Tingkat pengangguran terbuka turun ke angka 4,82 persen.
• Pertumbuhan Ekonomi: Mencapai 5,30 persen secara kumulatif hingga triwulan III tahun 2025.
“Capaian ini menjadi modal penting dan motivasi bagi kita untuk bekerja lebih keras, lebih cepat, dan lebih tepat demi pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya memotivasi para peserta upacara.
Namun, Muhammadin juga tidak menampik adanya tantangan besar ke depan, terutama terkait keterbatasan fiskal akibat berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat ke daerah. Kondisi ini menuntut pemerintah daerah untuk lebih adaptif dan kreatif dalam menciptakan terobosan inovatif dalam pengelolaan keuangan.
Strategi pengelolaan keuangan yang cermat dan efektif menjadi kunci agar program strategis nasional dan daerah tetap sinkron meskipun dalam kondisi anggaran yang terbatas.
Menutup rangkaian upacara, Muhammadin mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi dan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi guna mempercepat pembangunan daerah.
“Semoga peringatan HUT ke-69 Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menjadi pemantik semangat bagi kita semua untuk terus meningkatkan dedikasi dan berkarya dengan penuh tanggung jawab demi Kalimantan Barat yang semakin maju,” pungkasnya.
- Penulis: Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar