Ratusan Pelajar SMP dan MTs Singkawang Ikuti Lomba Belarak Perebutkan Piala Bergilir Wali Kota
- account_circle Metro Singkawang
- calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
- print Cetak

Lomba Belarak dan Khataman Al-Qur’an tingkat SMP/MTs di Singkawang upaya pelestarian budaya Melayu bernuansa Islam. (Foto: Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MetroSingkawang.Com — Semangat menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah terasa kental di Rumah Adat Melayu Balai Serumpun pada Kamis, 12 Februari 2026 pagi. Momentum ini ditandai dengan pembukaan Lomba Belarak dan Khataman Al-Qur’an tingkat SMP dan MTs se-Kota Singkawang.
Kegiatan yang memperebutkan Piala Bergilir Wali Kota tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Singkawang, Muhlis. Kehadiran unsur pimpinan Kemenag ini sekaligus sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian tradisi lokal yang bernapaskan religi.
Dalam sambutannya, Muhlis menekankan pentingnya melestarikan tradisi Melayu yang sarat akan nilai-nilai keislaman, seperti belarak dan khataman Al-Qur’an. Ia menjelaskan bahwa tradisi ini memiliki akar sejarah yang kuat di Kalimantan Barat.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah langgam khataman khas Melayu Sambas. Muhlis mengungkapkan bahwa gaya tersebut bersumber dari Syekh Ahmad Khatib Sambas, seorang ulama besar asal Kalimantan Barat yang pernah mengajar di Masjidil Haram.
“Kalau bukan kita yang mengangkat dan melestarikan budaya Melayu bernuansa Islam ini, siapa lagi? Kegiatan ini bukan sekadar lomba, tetapi bagian dari syiar Islam dan pembentukan karakter generasi muda,” ujar Muhlis pada Kamis (12/2/2026).
Muhlis memandang kegiatan ini sebagai sarana efektif untuk mengenalkan sejarah dan identitas budaya kepada generasi z dan milenial. Dengan kompetisi ini, diharapkan nilai-nilai Al-Qur’an dapat tertanam lebih dalam di sanubari para siswa.
Ia juga menaruh harapan besar agar ke depan partisipasi dari madrasah-madrasah di Kota Singkawang semakin meningkat. Hal ini bertujuan agar syiar Al-Qur’an kian semarak dan mewarnai wajah Kota Singkawang sebagai kota yang harmonis.
“Khataman ini adalah bagian dari syiar Islam. Kita ingin syiar Al-Qur’an kian semarak di Kota Singkawang melalui keterlibatan aktif madrasah dan sekolah umum,” tambahnya.
Melalui Lomba Belarak dan Khataman Al-Qur’an ini, identitas Melayu Islam diharapkan tetap eksis di tengah arus modernisasi, sekaligus menjadi bekal karakter bagi para pelajar dalam menyongsong bulan suci Ramadan.
- Penulis: Metro Singkawang

Saat ini belum ada komentar